Loading...
Latar Belakang AFC

Layanan dakwah Al-Fatiha Center (AFC) bukanlah "pekerjaan baru", melainkan aktivitas dakwah dengan kemasan baru yang didukung oleh teknologi Zaman "Now". Hal ini sangat penting, agar dakwah Al-Qur’an menjadi lebih mudah dan cepat diterima, dan dapat memberi manfaat segera dan setinggi-tingginya bagi siapa saja. 

Bermula dari upaya Ustadz Muhammad Furqan Alfaruqiy (penggagas AFC) untuk memperkenalkan secara konvesional Metode Talaqqi & Musyafahah, yakni cara belajar-mengajar Al-Qur’an yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada berbagai komunitas muslim sejak belasan tahun lalu. [artikel ini ditulis pada Februari tahun 2018] Alhamdulillah, sedikit demi sedikit, metode otentik belajar-mengajar Al-Qur’an tersebut mulai dikenal luas. Namun demikian, peserta yang menerima layanan ini sangat terbatas secara kuantitiatif. 

Oleh sebab itu, pada tahun 2012 dilakukan new branding, program yang sama dikemas dengan nama Bengkel Al-Fatihah. Sistem dan hasilnya memang jauh lebih baik dibandingkan dengan model layanan sebelumnya. Misalnya, dalam tiga bulan Bengkel Al-Fatihah dapat melayani 150 orang peserta. Bandingkan dengan pendekatan sebelumnya, tidak lebih dari 30 orang selama bertahun-tahun. 

Dalam proses belajar tersebut, Ustadz Furqan mengamati dan mencatat berbagai kesalahan membaca Al-Qur’an,  khususnya surah Al-Fatihah. telah menemukan lebih dari 500 kesalahan membaca kalimah isti’adzah/ta’awwudz, Al-Fatihah dan kalimah ta’min. Di kemudian hari, jumlah dan jenis kesalahan ini terus bertambah. Sejak diluncurkannya AFC (Al-Fatihah Center) pada bulan Februari 2017 lalu, telah ditemukan lebih 300 kesalahan baru. 

Pada bulan Oktober 2017, digagaslah inovasi dakwah AFC (Al-Fatihah Center), sebagai kelanjutan dari program Bengkel Al-Fatihah. Produk dakwah terbaru ini dikembangkan berdasarkan akumulasipengalaman Talaqqi dan Musyafahah selama bertahun-tahun, plus dukungan teknologi terkini, terutama teknologi informasi (TI) dan media sosial (medsos). 

Kini, berbagai komunitas muslim yang berbeda-beda dan dari hampir seluruh pelosok Tanah Air serta mancanegara dapat menikmati layanan AFC. Menurut catatan, lebih 100 kota/kabupaten dan komunitas muslim (Indonesia) di 10 negara telah menerima layanan dakwah AFC.  

Dengan melihat besarnya peluang serta tanggung jawab dakwah yang mengiringi AFC, secara internal AFC terus-menerus melakukan perbaikan dan pengembangan produk layanan, penambahan dan penguatan infrastruktur teknologi, meningkatkan mutu layanan yang didukung oleh mutu SDM manajemen dan komunitasnya, serta memanfaatkan kekuatan networking untuk mempercepat tumbuh-kembangnya dakwah AFC. 

Bacaan surah Al-Fatihah adalah surah pertama dalam Al-Qur’an dan menjangkau hampir 100 persen warga muslim dunia, tanpa membedakan kelompok atau golongannya dan stratanya. Agar dapat menyambut harapan umat, AFC menyiapkan kapasitas layanan yang cukup besar (hingga angka puluhan ribu orang).  Untuk mendukung kapasitas tersebut, saat ini (Februari 2018), telah bergabung lebih dari 180 orang Asesor (Penilai) bacaan, lebih dari 40 orang Da’i Al-Qur’an  (Promotor AFC), dan belasan orang Tim Manajemen serta Kendali Mutu. Sebagian besar tim yang terlibat berasal dari kalangan profesional, guru sekolah guru tahsin dan imam masjid, da’i dan warga biasa. 

Oleh sebab itu, demi dapat melayani umat Islam dalam skala masif dan dunia, AFC mengajak seluruh umat Islam untuk berpartisipasi dalam Gelombang Baru Dakwah Zaman “Now” bersama AFC. dengan bergabung bersama SAVE OUR AL-FATIHAH COMMUNITY. Mahasamudera amal jariyah, yang bermanfaat hingga jauh ke Akhir Zaman, terbentang di hadapan kita semua. 

MENGAPA SURAH AL-FATIHAH (SANGAT) PENTING?
Sebab :
  • Surah al-Fatihah adalah Surah Pembuka Al-Qur'an.
  • Surah al-Fatihah adalah Umm Al-Qur’an, induknya seluruh kandungan Al-Qur’an.
  • Surah al-Fatihah adalah bacaan Al-Qur’an yang paling sering dibaca oleh umat Islam.
  • Surah al-Fatihah adalah bacaan Al-Qur’an yang paling sering digunakan untuk ruqyah (jampi pengobatan) syar‘iyyah.
  • Doa/permintaan paling utama atau paling tinggi nilainya dari manusia kepada Allah SwT, termaktub di dalam ayat surah al-Fatihah.
  • Hukum membaca Al-Qur'an dengan benar (tartil) adalah fardhu 'ain (kewajiban individual) bagi pembacanya yg telah mukallaf.
  • Kualitas bacaan al-Fatihah dapat & mempengaruhi kekhusyu’an shalat. Bahkan, jika bacaannya rusak/salah, dapat berpotensi merusak atau membatalkan shalat.
  • AL-FATIHAH CENTER (AFC) 2016 - Sekarang
    My current employment. Way better than the position before!
  • BENGKEL AL-FATIHAH 2012-2016
    Dengan Metode Talaqqi & Musyafahah, Bersanad
  • TAHSIN & TAHFIZH AL-QUR’AN 2002-2012
    Dengan Metode Talaqqi & Musyafahah, Bersanad

Tahukah Anda? telah ditemukan lebih dari 500 kesalahan membaca Al-Fatihah setelah bertahun-tahun membuka program Talaqqi Al-Qur'an dan Bengkel Al-Fatihah (kemudian berubah menjadi AFC), dalam perjalanan kami telah di temukan lebih dari 500 kesalahan membaca Al-Faihah.
lebih dari 55% kesalahan yang ada masuk katagori Lahn al-Jali (kesalahan mayor), , yakni kesalahan yang dapat berisiko merusak bacaan Al-Fatihah dan dapat merusak shalat.
AFC dibentuk untuk membantu terapi, perbaikan dan edukasi bacaan Al-Fatihah anda, dengan standar kopetensi bacaan berijazah/bersanad. ada empat aspek yang kami jalankan sebagai layanan AFC, Edukasi, Periksa, Terapi dan Perbaikan.

Strutur Organisai AFC

Diagram Alir Penilaian Bacaan Peserta

Tahap 1

Calon Peserta mengirim rekaman, berisi: a) Data Identitas; b) Data Bacaan

  1. Data Identitas, terdiri dari:

  • Nama;

  • Asal daerah;

  • Jenis kelamin

  • Rentang usia: disebutkan (A,  B, C, D atau E) 

  • No.referensi (jika ada);

  • Nama organisasi/lembaga (jika ada).

  1. Data Bacaan, terdiri dari:

  • Bacaan isti’adzah/ta’awwudz;

  • Bacaan al-Fatihah;

  • Bacaan ta’min (ucapan: “Aamiin.”)


Pengiriman bisa dilakukan via:

  1. No WA AFC (selama ini sudah dilakukan

  2. Website AFC (ini yang perlu disiapkan pada website AFC)

  3. Alat perekam (selama ini sudah dilakukan, terutama jika peserta dalam jumlah yang cukup besar dalam suatu acara tertentu). 


Tahap 2

  • Admin_1 menerima data peserta.  

  • Admin melakukan pemeriksaan, apakah data sudah lengkap dan memenuhi syarat untuk diperiksa. 

  • Setelah diperiksa, Admin_1 memberi konfirmasi kepada Calon Peserta bahwa data yang diterima dapat diolah atau masih memerlukan perbaikan. 

  • Setelah data memenuhi syarat, Admin_1 menginformasikan Calon Peserta bahwa data sudah dapat diproses, sekaligus dengan memberikan informasi No. AFC Calon Peserta. [jadi No AFC Calon Pesrta sudah keluar,  sekalipun data masih dalam proses] 

  • Selanjutnya, Admin_1 memisahkan Data Identitas dan Data Bacaan dipisah. 

  • Data Identitas dimasukkan ke dalam Database.

  • Admin_1 memberi kode tertentu pada Data Bacaan, untuk selanjutnya Data Bacaan dikirim ke Admin_2. 

Tahap 3

  • Admin_2 menerima Data Bacaan yang telah diberi kode tertentu. 

  • Admin_2 memasukkan data ke dalam aplikasi AFC 1.3 (versi terbaru). 

  • Selanjutnya, server di Admin_2 mendistrubusikan data via aplikasi AFC 1.3, ke para Asesor. 

  • Aplikasi AFC 1.3 secara otomatis menginformasikan data baru yang masuk ke sistem, untuk siap diunduh dan dinilai oleh Asesor. 

Tahap 4

  • Asesor mengunduh data yang akan dinilai via aplikasi AFC 1.3. 

  • Data dinilai. Lamanya waktu (yang ditetapkan saat ini) maksimal 7 hari. Jika lebih dari 7 hari, Admin_2 akan mengirimkan alert/pemberitahuan ke Asesor. 

  • Setelah data dinilai, Asesor mengirim kembali data ke Admin_2 via aplikasi AFC 1.3.

Tahap 5

  • Admin_2 menerima data yang sudah dinilai dari Asesor. 

  • Selanjutnya, Admin_2 mengirimkan data yang telah dinilai untuk diperiksa oleh QC (Quality Controller). 

  • QC dapat mengunduh data yang dimaksud via aplikasi AFC 1.3, khusus untuk QC. 

  • Setelah diperiksa oleh QC, data dikembalikan kepada Admin_2. 

  • Admin_2 menerima data yang sudah diperiksa dari QC.

  • Admin_2 menyiapkan Lembar Hasil Penilaian Al-Fatihah (LHPA), dimana pada lembar tersebut dimasukkan data hasil penilaian serta tambahan info tertentu.

  • Admin_2 menyiapkan LPHA dengan data No. Anggota AFC,  No. HP, asal daerah dan organisasi pada cover LHPA. 

  • Untuk pemeriksaan akhir, LHPA dikirim kembali ke QC.

Tahap 7

  • QC menerima LHPA dari Admin_2, dan melakukan pemeriksaan final. 

  • Jika ada perbaikan, QC akan menginformasikan via WA atau e-mail. 

  • LHPA yang telah diperiksa final, dikirim kembali ke Admin_2. 


Tahap 8

  • Admin_2 menerima LHPA yang sudah diperiksa final dari QC.

  • Admin_2 mengirim LHPA ke Admin_1. 

Tahap 9

  • Admin_1 menerima LHPA dari Admin_2, untuk dikirim kepada Calon atau Peserta. 

  • Admin_1 melakukan pemeriksaan ulang terhadap data identitas pada LHPA, serta rekaman suara terkait dengan pemilik LHPA,  sebelum dikirim kepada Calon atau Peserta. 

  • Admin_1 mengirim LHPA kepada Calon atau Peserta via WA dan/atau e-mail. 

Tahap 10

  • Calon atau Peserta menerima LHPA dari Admin_1.

  • Peserta konfirmasi bahwa LHPA dapat diterima dengan baik, dan hasilnya dapat dibaca. 

  • Jika ada keluhan, Peserta dapat menghubungi Front Desk Layanan AFC. 

Kontak AFC

Pesantren/Ma'had Tahfizh PDA:
Jl. Beringin No 7, Kel. Leuwinanggung, Kec. Tapos, Depok 16956

Peta Lokasi

Yayasan:
Jl. Utan Kayu Raya No. 113B, Jakarta 13120
Telp : 021-296-21850/296-21853

Email:
info@pusat-dakwah-alquran.com

Applikasi bisa di download di